Home / Berita Umum / Walkot Tasikmalaya Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Suap Eks Kemenkeu

Walkot Tasikmalaya Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Suap Eks Kemenkeu

Walkot Tasikmalaya Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Suap Eks Kemenkeu – KPK menentukan Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman menjadi terduga. Ia diputuskan menjadi terduga dalam masalah yg tetap berhubungan dengan suap bekas petinggi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Yaya Purnomo.

“Ya, benar,” kata Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan kala diminta konfirmasi, Rabu (24/4/2019).

Akan tetapi Basaria tidak menuturkan terperinci masalah yg disangkakan pada Budi. Kedepannya KPK bakalan berikan keterangan terperinci kala pertemuan wartawan pada Jumat (26/4).

Team KPK geledah ruangan kerja Wali Kota Tasikmalaya hampir 8 jam. Kala keluar dari Balai Kota Tasikmalaya, petugas KPK membawa beberapa koper serta boks plastik pada waktu 18.40 WIB.

Kepala Biro Humas KPK Febri Diansyah menyebutkan tanda bukti yg ditangkap yaitu dokumen budget. Tanda bukti dibawa untuk proses penyelidikan setelah itu.

“Memang benar ada proses pemeriksaan di kantor Wali Kota Tasik, dijalankan barusan pagi serta siang. Team sita beberapa dokumen sehubungan ulasan budget,” kata Febri terpisah.

Budi sempat dikontrol menjadi saksi diolah penyelidikan masalah suap Yaya. Kala itu Budi mengakui di tanya masalah proposal APBD 2018.

“Biasa sajalah. Sehubungan mengenai berikut ini, proposal. Iya, untuk APBD 2018,” kata Budi sesudah dikontrol KPK di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (14/8/2018).

Budi sempat pula jadi saksi dalam persidangan Yaya. Kala itu Budi mengakui tidak berikan suap sehubungan kritikan budget.

Dalam tuntutan Yaya, Budi dimaksud berikan duwit Rp 700 juta pada Yaya. Duwit itu lantas dimaksud diberikan Yaya pada Wabendum PPP Puji Suhartono serta seseorang bernama Rifa Surya.

Sekarang Yaya telah divonis 6,5 tahun penjara serta denda Rp 200 juta subsider 1 bulan kurungan. Yaya bisa di buktikan bersalah berkongkalikong dengan eks anggota DPR Amin Santono biar Kabupaten Lampung Tengah mendapat alokasi penambahan budget dari APBN tahun 2018.

Dalam putusannya, majelis hakim pun menjelaskan Yaya bisa di buktikan terima gratifikasi berhubungan dengan layanan Yaya bersama dengan Rifa Surya menjanjikan delapan daerah mendapat alokasi budget di DAK serta DID APBN tahun 2018. Delapan daerah itu yaitu Kabupaten Halmahera Timur, Kabupaten Kampar, Kota Dumai, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Kota Balikpapan, Kabupaten Karimun, Kota Tasikmalaya, serta Kabupaten Tabanan.

About admin