Sempat Adu Mulut Saat Suarakan Aspirasi Soal Mahalnya Pendidikan Di Kediri

Sempat Adu Mulut Saat Suarakan Aspirasi Soal Mahalnya Pendidikan Di Kediri – Beberapa puluh warga tergabung dalam Ikatan Pemuda Kediri berunjuk rasa di kantor cabang Dinas Pendidikan Pemprov Ja-tim. Mereka menyuarakan aspirasinya berkenaan mahalnya pendidikan sejak mulai dikelola Pemprov Ja-tim, di Jalan Jaksa Agung Suprapto Kota Kediri.

Supriyo (40), salah seseorang warga mengakui sejak mulai diambilalih Pemprov Ja-tim, pendidikan SMU di Kota Kediri amat banyak iuran yg tak jelas faedahnya. Terlebih, tidaklah ada payung hukum berkenaan iuran.

Inspirasi warga selanjutnya di terima Kepala Cabang Pendidikan lokasi Kabupaten serta Kota Kediri, Trisilo Budi Prasetyo. Adu mulut lantas gak terlewatkan kala Supriyo serta pihak dinas mengerjakan audiensi.

” Kami mengharap komite sekolahan serta dewan pendidikan SMA/SMK dievaluasi di tiap-tiap sekolahan, ” kata Supriyo, Jumat (13/7/2018).

Terlebih, jelas dia, komite senantiasa memiliki masalah lantaran tak sempat mengerjakan koordinasi dengan wali murid kala memastikan.

” Masuk sekolah SMAN membayar sampai Rp 2, 5 juta, mana ada itu, ” tambah Supriyo. Sesaat dengan cara terpisah, Trisilo mengakui bakal bekerjasama dengan kepala sekolah berkenaan iuran tak jelas yg di keluarkan komite sekolah.

” Saya bakal kumpulkan kepala sekolah SMA utk penentuan kembali komite sekolahan, ” jelas Trisilo.

Utk dewan pendidikan, pihaknya bakal bekerjasama dengan Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri. ” Utk dewan pendidikan, saya bakal bekerjasama dengan Pak Sis kepala dinas pendidikan Kota Kediri. Dan utk pengembalian pengelolaan SMA/SMK ke daerah, saya harus masih lapor propinsi Jawa Timur, ” tegasnya.