Home / Berita Umum / Puluhan Truk Menolak Rencana Pemasangan Portal oleh Pemkab Banjarnegara

Puluhan Truk Menolak Rencana Pemasangan Portal oleh Pemkab Banjarnegara

Puluhan Truk Menolak Rencana Pemasangan Portal oleh Pemkab Banjarnegara – Beberapa puluh armada truk kembali memblokade ruas jalan nasional Semarang-Purwokerto di Jalan Pemuda Banjarnegara. Mereka menampik gagasan pemasangan portal oleh Pemkab Banjarnegara

Tindakan itu diadakan di muka kantor DPRD Banjarnegara dibarengi beberapa entrepreneur tambang pasir, sopir truk, awak bongkar-muat di kira-kira Kecamatan Bawang. Mereka menuntut biar pemkab menggagalkan pemasangan portal di Mantrianom Kecamatan Bawang.

Waktu audensi pada perwakilan tindakan dengan DPRD, beberapa puluh truk berjejer di jalan nasional itu mulai waktu 12.30 WIB sampai sore hari.

Koordinator tindakan Setyawan Budhiarto mengemukakan, tindakan itu untuk menagih janji hasil audensi yg dijalankan tgl 1 November 2018 saat lalu. Dia mengakui sedih dengan pengakuan Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono yg konsisten bakal memortal di lokasi Bawang.

“Kami menagih janji masalah ketetapan audensi pada 1 November 2018 saat lalu. Tapi, pak bupati malah keluarkan pengakuan di luar hasil ketetapan audensi,” kata Setyawan di kantor DPRD Banjarnegara, Rabu (26/12/2018).

Dia mengemukakan hasil audensi waktu ini bersama dengan DPRD serta dinas berkaitan menyepakai jika pengamatan berkaitan kelas jalan tetap dijalankan. Tidak hanya itu, saat pengamatan belum juga tuntas pemortalan tak dijalankan.

“Ketetapan berbeda yaitu, terhadap semua pihak biar mengawasi situasi nyaman serta damai, dan keputusan yg diambil pemerintah kabupaten harusnya pertimbangkan beragam faktor,” ucapnya.

Dalam tindakan ini, Setyawan memaparkan ada 60 armada truk yg dibawa ke depan kantor DPRD Banjarnegara. “Ada 60 armada truk,” katanya.

Ketua DPRD Banjarnegara Nuryanto mengemukakan waktu ini pengamatan tetap dijalankan oleh team tehnis dari dinas berkaitan. Dia menyarankan biar semua pihak mengawasi kondisi aman di Banjarnegara.

“Team tehnis dari DPU, Dishub serta dinas yang lain tengah kerjakan pengamatan. Waktu ini kami imbau biar segalanya mengawasi kondisi yg aman,” tangkisnya.

About admin