Home / Kriminal / Polisi Mendalami Keterlibatan Pejabat Telkom Terkait Kasus Pencurian Bandwith

Polisi Mendalami Keterlibatan Pejabat Telkom Terkait Kasus Pencurian Bandwith

Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya berhasil mengungkap pencurian bandwidth Telkom Speedy yang merugikan PT Telkom sekitar Rp 15 miliar. Sekarang polisi sedang mendalami dugaan keterlibatan oknum pejabat di PT Telkom.

Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Mujiyono, Senin (9/5/2016) mengatakan sejauh ini baru 4 orang pegawai outsourching PT Telkom yang ditangkap dan telah ditahan. Namun pihaknya masih mendalami adanya indikasi keterlibatan pejabat dan orang dalam PT Telkom sendiri.

Mujiyono menilai pencurian bandwidth cukup masif serta tak hanya terjadi di satu wilayah saja, namun juga di beberapa daerah di Indonesia. Mujiyono menambahkan pencurian bandwidth tersebut terjadi semenjak 2014 sampai 2016, hingga akhirnya pihak Telkom melaporkannya ke Polda Metro Jaya pada Maret 2016 lalu.

Sebelumnya dilaporkan, 9 orang (5 sipil serta 4 pegawai outsourcing PT Telkom) ditangkap karena kasus pencurian bandwidht PT Telkom. Para pelaku melakukan kejahatan, dengan modus memasang iklan jasa upgrade bandwidth salah satunya jaringan untuk Telkom Speedy melalui medsos. Alih-alih membayarkan biaya peningkatan bandwidth tersebut, uang dari pelanggan masuk ke kantong pribadi mereka.

Sedangkan, Vice President for Corporate Communication PT Telkom Arief Prabowo memberikan apresiasi atas kinerja Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Pihaknya pun bakal melakukan evaluasi sistem pengamanan untuk menghindari hal serupa.

About admin