Polisi Bongkar Semua Peredaran Kokain Jaringan Internasional

Agen Casino

Polisi Bongkar Semua Peredaran Kokain Jaringan Internasional – Polres Metro Jakarta Pusat membuka peredaran narkotika model kokain jaringan internasional asal Ethiopia. Polisi tangkap tiga orang terduga.

” Sejumlah waktu lalu Sat Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat sukses menyelamatkan 3 orang terduga, ialah saudara P, S, serta M yg dikira ikut serta dalam peredaran narkotika model kokain, ” kata Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Afandi Eka Putra di Polres Metro Jakarta Pusat, Jalan Garuda, Kemayoran, Jakpus, Jumat (2/8/2019) .

Penangkapan ke-tiga terduga berasal dari laporan penduduk kalau bakal ada transaksi kokain dalam sesuatu rumah makan di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, (25/5) . Disana polisi tangkap pertama terduga P, lalu diciptakan tangkap S serta M.

Dari pernyataan terduga, barang haram itu diperoleh dari satu orang penduduk negara Ethiopia berinisial E yang diambil dari negaranya. Keseluruhan kokain yg diambil kurang-lebih 1 kilo-gram.

” Dari info banyak terduga, kami peroleh kabar kalau barang untuk bukti kokain ini yg dengan cara lebih kurang keseluruhan 1 kg diperoleh S dari penduduk negara asing berkebangsaan Ethiopia inisial E serta ini diterima kala saudara S ke Ethiopia, ” kata Afandi.

Dari pernyataan terduga, polisi mengemukakan banyak terduga udah lebih dari sekali mengedarkan. Bukan hanya di Indonesia, banyak terduga mengedarkan ke beberapa negara di daerah Asia Tenggara.

” Beberapa kali, namun ia gak memasarkan di Indonesia, ia pun memasarkan di Thailand serta Singapura, masuk ke Jakarta kita tangkap, ” ucapkan Afandi.

Buat mempermainkan petugas di lapangan terbang biar tak kedapatan, terduga S membalut kokain itu dengan kertas karbon sampai karbon. Ia mengemukakan, melalui langkah itu, kokain tak didapati oleh petugas lapangan terbang kala dibawa.

” Tinggal bawa juga saja saran (tas) backpack itu kan ditukar belakangnya dibalut styrofoam, kardus, kertas karbon, aluminum foil, sama lakban gak kedeteksi, ” kata S.

S mengakui dapat bawa barang itu lintas negara mengakui jadi pelancong. Ia diupah oleh E penduduk negara Ethiopia yg buron sebesar USD 1. 000.

” Modusnya pelancong. (Diupah) USD 1. 000, ” ujarnya.

Banyak terduga dikenai Clausal 114 serta Clausal 122 Undang-Undang No 35 Tahun 2009 terkait Narkotika dengan ultimatum hukuman pidana penjara seumur hidup sampai hukuman pidana mati.