Home / Berita Umum / Pengangguran Jadi Masalah Penting di Banten

Pengangguran Jadi Masalah Penting di Banten

Pengangguran Jadi Masalah Penting di Banten – Gubernur Banten Wahidin Halim mengaku jika praktek percaloan tenaga kerja jadi penyumbang ramainya pengangguran di Banten. Di daerah ini, ada 496 ribu pengangguran atau 8,52 % pada Agustus 2018 serta paling tinggi se-Indonesia.

Wahidin menjelaskan, dia tahu salah satunya pabrik menarik uang Rp 4 juta buat. Tetapi, praktek ini menurut dia dikerjakan perseorangan serta pemerintah daerah tidak dapat intervensi.

“Saya telah miliki data, Nikomas itu termasuk juga. Penduduk disana tersaingi saat ingin masuk (kerja) diminta Rp 4 juta. Tetapi jika tingkah laku pabrikan atau personal-personal bukan seperti kepala dinas,” kata Wahidin pada wartawan di Serang

Bahkan juga, tuturnya ada masyarakat di desa Kibin, Kabupaten Serang yang tidak miliki peluang kerja karena terdapatnya praktek itu. Dia ikut dengar ada pelaku di kantor-kantor desa yang berpraktik jadi calo tenaga kerja dengan minta bayaran.

Dia meneruskan, sebenarnya angka 8,52 % pengangguran per Agustus 2018 di Banten turun satu digit dibanding periode yang sama di tahun kemarin pada angka 9,9 %. Tetapi, walau turun, Banten dengan nasional masih tetap ada di rangking pertama. Demikian juga dalam survey kemiskinan, Banten menurut dia berada di tempat paling rendah ke-4 se Indonesia.

Sesaat, akademisi Kampus Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Leo Agustino menjelaskan, pengangguran sebenarnya jadi permasalahan penting di Banten. Tidak gampang mengakhiri permasalahan ini bila memakai penyelesaian dimensti tunggal.
Simak juga: Pengangguran di Banten Paling banyak Se-Indonesia, Ini Kata Gubernur

Gubernur, bupati, serta wali kota menurut dia mesti mengakhiri dari mulai dimensti fragmentasi ekonomi, menggerakkan kerja produktif, melakukan perbaikan kualitas pendidikan, menggerakkan usaha rintisan di tingkat mikro sampai menengah. Pemda harus juga memperhitungkan deregulasi supaya investasi hadir ke Banten. Serta memperhitungkan buka lapangan kerja dari bidang pariwisata yang sekarang ini lepas dari perhatian beberapa pihak.

“Serta ada banyak kembali langkah yang dapat dikerjakan kepala serta wakil kepala daerah di Pemda,” tegasnya.

About admin