Home / Berita Umum / Pemuda Alami Keterbelakangan Mental Tewas Gantung Diri di Grobogan

Pemuda Alami Keterbelakangan Mental Tewas Gantung Diri di Grobogan

Pemuda Alami Keterbelakangan Mental Tewas Gantung Diri di Grobogan – Seseorang pemuda menyudahi hidupnya melalui langkah gantung diri dalam sesuatu pohon di Kabupaten Grobogan. Korban awal kalinya pamit terhadap orang tuanya ingin mencari rumput pakan ternak.

Korban merupakan Widianto Budiyono (36) penduduk Dusun Ngembel Utara, Desa/Kecamatan Tanggungharjo, Grobogan. Korban gantung diri di pohon Trembesi di Desa Sugihmanik, Kecamatan Tanggungharjo.

Kepala Pelaksana BPBD Grobogan Endang Sulistyoningsih memaparkan kabar yg diterimanya memang diketemukan ada orang bunuh diri di Tanggungharjo.

” Dari laporan fitur Desa Sugihmanik, Kecamatan Tanggungharjo, pada Minggu (20/1) ada seseorang gantung diri di pohon, ” kata Endang.

Menurut dia, area pohon yg dimanfaatkan gantung diri berada pada tegalan, Dusun Tegalrejo, Desa Sugihmanik. Korban didapati bernama Widianto, serta tugasnya merupakan petani. Laki laki ini pun belum juga kawin.

Disamping itu Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Agus Supriyadi Siswanto memberi tambahan seseorang penduduk Siti Aisyah yg mengetahui korban lantas ada rumah keluarga korban buat memberitahukannya.

Lantas petugas mengerjakan olah TKP serta mengevakuasi korban ke rumah duka. Dokter Ekayanti Lusiana bersama-sama petugas dari Puskesmas Tanggungharjo serta Team Inafis Polres Grobogan mengerjakan identifikasi serta visum menjelaskan badan korban tak ada sinyal tanda penganiayaan.

” Korban wafat melalui langkah gantung diri serta udah wafat sejak mulai 2 hari yang silam dengan situasi seperti orang mengerjakan gantung diri, ” ujarnya.

Menurut dia korban terkait di pohon trembesi dengan ketinggian dari tanah hingga ujung tali atas yg terikat di pohon setinggi 4 mtr. memanfaatkan tali rafia rangkap tiga.

Menurut info bapak kandung, Pujiono, korban punyai keterbelakangan mental. Dalam hari Jumat (18/1) korban memohon uang Rp 5 ribu pada ibu kandung. Lantaran ibunya tak punyai uang, karena itu dikasih uang oleh ayahnya Rp 4 ribu.

” Korban punyai keterbelakangan mental. Jumat tempo hari mohon uang. Lantas waktu 15. 00 WIB, korban berpamitan buat mencari rumput di ladang dengan memanfaatkan kaos oblong putih serta celana pendek. Tetapi sampai waktu 17. 00 WIB, korban belum juga pulang ke rumah, lantas ayahnya mencari ke ladang, ke pasar Tanggungharjo, ke Stasiun Tanggungharjo serta ke rumah keluarga paling dekat dan banyak tetangga, tetapi tak ada satupun yg paham serta menyaksikannya, ” jelas kasat.

About admin