Pasutri Tewas Terpanggang Di Probolinggo

Pasutri Tewas Terpanggang Di Probolinggo – Pasutri yang tewas terpanggang waktu toko sekalian tempat tinggal tinggalnya terbakar, sukses dievakuasi. Keduanya, Sueb (40) serta Ertin (39) asal Kelurahan Kedunggaleng Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, diketemukan berpelukan di reruntuhan atap tokonya.

” Kasihan, keduanya diketemukan wafat berpelukan, ” tutur Usman (30) , satu diantara warga yang lihat pengungsian, Sabtu (12/5/2018) .

Badan keduanya gosong waktu dievakuasi ke mobil ambulan. Bahkan juga bagian-bagian badan korban juga tertempel puing-puing reruntuhan kebakaran. ” Peluang korban tidak dapat menyelamatkan diri. Mereka berlindung dibawah rolling door didalam tokonya, karna besarnya kobaran barah, ” katanya.

Badan korban yang dibungkus kantung mayat segera dibawa ke RSUD dr Mohammad Saleh Kota Probolinggo. Saat ini, polisi masih tetap memahami penyebabnya kebakaran.

” Kami masih tetap lakukan penyelidikan atas peristiwa kebakaran ini, lewat tim identifikasi Polres Probolinggo Kota, ” kata Kapolres Probolinggo Kota AKBP Alfian Nurrizal waktu dihubungi detikcom.

Dia menerangkan, terkecuali jual sembako, korban juga jual bensin eceran, elpiji 3 kg dan sebagainya.

Disamping itu terkecuali di Jalan Sutami, kebakaran juga menerpa tempat tinggal di Kademangan. Dalam kebakaran di Kademangan ini, tak ada korban jiwa. Yang memiliki tempat tinggal cuma alami kerugian material saja.