Home / Uncategorized / Novanto Tak Penuhi Panggilan KPK

Novanto Tak Penuhi Panggilan KPK

Novanto Tak Penuhi Panggilan KPK  – Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto mau penuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi pada Senin (11/9/2017) , untuk di check.

Novanto mau di check perdana jadi tersangka persoalan korupsi project e-KTP.

” Tentang informasi pemanggilan KPK pada hari Senin, saya sangatlah yakin Ketum Partai Golkar sangatlah akomodatif, kooperatif, karenanya seandainya tak ada apa-apa, seandainya umpama tidak sakit atau apa pun, itu pastinya akan ada selama tak ada sakit, ” kata Sekjen Partai Idrus Marham di Jakarta, Sabtu (9/9/2017) .

” Karna sampai kini sesuai sama itu, seandainya ada panggilan baik jadi saksi serta terlebih dulu jadi tersangka juga, mau ada pada saat itu, kecuali sekali seandainya tidak salah karna memanglah dalam situasi sakit, ” jadi Idrus.

Idrus memperoleh kabar kalau surat pemanggilan dari KPK telah tiba ke Novanto.

Kontrol ini ditunaikan satu hari sebelumnya sidang perdana praperadilan yg mau di gelar pada Selasa (12/9/2017) .

Novanto mendaftarkan praperadilan penetapan tersangkanya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Tentang langkah KPK mengecek Novanto satu hari sebelumnya sidang praperadilan ini, Idrus malas menduga-duga.

” Saya sangka jangan sempat sistem hukum ini kita mulai dengan keraguan ya, mari kita saksikan sistem hukum yg ada ini jadi sistem hukum yg umum yg ditunaikan. Kita miliki kepercayaan KPK miliki protap sendiri, ” kata dia.

KPK mengira Novanto turut mengatur supaya aturan project e-KTP sejumlah Rp 5, 9 triliun di setujui oleh anggota DPR.

Diluar itu, Novanto disangka mengondisikan pemenang lelang dalam project e-KTP.

Bersama entrepreneur Andi Agustinus dengan kata lain Andi Narogong, Novanto disangka turut membuat kerugian negara Rp 2, 3 triliun.

KPK optimis bisa meraih kemenangan tuntutan praperadilan yg diserahkan Setya Novanto.

KPK terasa penetapan Novanto jadi tersangka sudah penuhi mekanisme yg diputuskan undang-undang.

Menurut Juru Bicara KPK Febri Diansyah, ada lebih dari 100 saksi yg telah di check dalam penyidikan pada Setya Novanto.

Beberapa saksi dimulai dengan anggota serta bekas anggota DPR, pegawai Kementerian Dalam Negeri, advokat, notaris serta pegawai BUMN dan pihak swasta.

Info beberapa saksi serta bukti-bukti yang cukup, menurut Febri, makin menguatkan konstruksi keterlibatan Setya Novanto dalam korupsi project e-KTP.

About admin