Home / Uncategorized / Menulis Kebijakan Muslim Uighur, China ‘Usir’ Wartawan Prancis

Menulis Kebijakan Muslim Uighur, China ‘Usir’ Wartawan Prancis

China sudah melakukan pengusiran kepada seorang jurnalis Prancis karena menulis sebuah artikel yang menyoroti kebijakan Beijing kepada Muslim Uighur di Xinjiang. Pihak Beijing menyatakan tak bakal memperbarui izin kerja pers untuk Ursula Gauthier yang bekerja sebagai wartawan dari majalah berita Prancis L’Obs.

Artikel yang dibuat oleh Ursula Gauthier terkait kerusuhan di Xinjiang mendukung ‘terorisme dan tindakan kejam’ yang merenggut sejumlah nyawa. Akan tetapi Gauthier mengklaim jika hal tersebut ‘tak masuk akal’ dan menyatakan jika pihak Beijing berupaya untuk menghalangi wartawan asing di negara tersebut.

Kepada BBC, Gauthier menyatakan jika pemerintah sudah berulang kali menyuruhnya untuk meminta maaf dikarenakan sudah mendukung aksi terorisme. Gauthier pun menegaskan jika dirinya tak mungkin meminta maaf untuk kesalahan yang tak pernah dilakukannya.

Orang Uighur China yang masuk ke dalam etnis Turki Muslim merupakan 45% populasi dari Xinjiang. Gauthier pun menegaskan jika Beijing berupaya untuk melakukan intimidasi terhadap pers asing di China karena mereka tak ingin ada pihak yang membuat pernyataan yang berbeda dari versi resmi yang telah dikeluarkan.

Kementerian luar negeri China, Sabtu (26/12/2015) mengonfirmasi jika tak akan memperpanjang kartu pers Gauthier karena menolak meminta maaf dan dianggap tak lagi cocok bekerja di China.

About admin