Home / Berita Umum / Kebakaran Hutan Terjadi Lagi di Lereng Pegunungan Argopuro

Kebakaran Hutan Terjadi Lagi di Lereng Pegunungan Argopuro

Kebakaran Hutan Terjadi Lagi di Lereng Pegunungan Argopuro – Team paduan dari beberapa unsur di Bondowoso kembali mendatangi Pegunungan Argopuro segi timur. Mereka berusaha mematikan barah yang membakar area itu semenjak Sabtu (6/10) siang.

” Demikian terlihat pertanda kebakaran, kami langsung bekerjasama dengan semua unsur warga seputar area. Semalam beberapa team langsung juga naik, ” kata Kepala BKPH Bondowoso, Mohammad Rifa’i, waktu dilakukan konfirmasi di seputar area rimba Curagdami, Minggu (7/10/2018) .

Menurut Rifa’i, kebakaran yang berlangsung sekarang tidak jauh dari area yang terbakar beberapa kurun awal kalinya. Ialah Petak 23 blok A, yang masuk lokasi Resor Pamangkuan Rimba (RPH) Curahdami.

” Cuman area yang sekarang terbakar memang lebih curam. Menjadi team tidak bisa dapat menyentuh area itu. Sebab benar-benar beresiko, ” tutur Rifa’i.

Oleh karenanya, jelas Rifa’i, team yang terdiri anggota Koramil, kepolisian ditempat, anggota Yon 514 Raider, dan beberapa ormas serta masyarakat seputar area itu, masih lakukan tindakan mematikan barah semampunya.

Metodenya dengan bikin ilaran atau sekat yang lebih dalam. Sebab ilaran itu memiliki fungsi untuk megurangi merembetnya barah meluas ke area beda di area itu.

Kebakaran rimba berlangsung di area Perhutani di lereng Pegunungan Argopuro. Persisnya di area RPH Curahdami, Sisi Kesatuan Pemangkuan Rimba (BKPH) Bondowoso. Barah mulai kelihatan semenjak Sabtu, (6/10/2018) . Sakin kelihatan menjadi membesar waktu malam sampai pagi hari.

Embusan angin yang benar-benar kencang sekian hari akhir-akhir ini disangka membuat barah tidak lekas padam. Bahkan juga, kebakaran rimba itu sudah sempat berubah menjadi tontonan gratis masyarakat Bondowoso serta seputarnya. Sebab kebakaran itu kelihatan kian jelas disaat malam.

Belum pula didapati dengan cara tentu berapakah luas area yang terbakar. Akan tetapi kalau dibandingkan kebakaran awal kalinya, kesempatan ini kelihatan lebih luas. Hal semacam itu sebab kobaran barah yang ada pada ketinggian pegunungan itu terlihat lebih panjang serta lebar.

About admin