Home / Berita Umum / Hendak Meranjau Narkoba, Seorang Pengedar Jaringan Lapas Ditangkap

Hendak Meranjau Narkoba, Seorang Pengedar Jaringan Lapas Ditangkap

Hendak Meranjau Narkoba, Seorang Pengedar Jaringan Lapas Ditangkap – Polisi kembali tangkap pengedar narkoba jaringan lapas di Surabaya. Dari tangan terduga polisi mengamankan 1 kg ganja serta 12 poket sabu.

Satu terduga yg ditangkap merupakan Ahmad Safii (32) penduduk Jalan Blambangan Tambak Sawah, Waru, Sidoarjo. Terduga yg sehari-hari kerja jadi rancangan interior itu diamankan di Jalan Raya Kertomenanggal, Waru, Sidoarjo.

Wakasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya Kompol Yusuf Wahyudiono mengemukakan terduga tertangkap kala bakal meranjau (berkirim) ganja.

” Terduga kita tangkap kala ada di Jalan Kertomenanggal, Waru. Dia ingin meranjau narkoba terhadap pemesan yg udah ditetapkan oleh bandar di Lapas Pamekasan. Ketika kita tangkap kita dapatkan 1 kg ganja yg bakal disebarkan, ” kata Yusuf Wahyudiono terhadap wartawan di Mapolrestabes Surabaya, Kamis (25/10/2018) . Yusuf memaparkan apabila metode yg dimanfaatkan oleh terduga merupakan metode ranjau.

” Terduga dapatkan barang dengan cara ranjau serta disebarkan dengan cara ranjau. Menungu pesan melalui handphone dari bandar di Lapas Pamekasan, ” kata Yusuf.

Selesai tertangkap di Jalan Kertomenanggal, Waru, Sidoarjo, terduga lantas dikeler ke tempat tinggalnya yg berada pada Jalan Blambangan Tambak Sawah. Hasil dari pengeledahan petugas menemukannya beberapa puluh poket sabu paket irit.

” Dari pengeledahan, kita menemukannya 12 poket sabu dengan berat keseluruhan 12, 94 gr, ” kata Yusuf.

Disamping itu, Ahmad Safii terhadap wartawan menyatakan bakal kirim paket ganja yg terbungkus koran ke konsumen.

” Barang itu bakal saya kirim ke Terminal Bungurasih. Kita janjian di pintu keluar terminal, ” papar Safii.

Tidak hanya itu, Safii mengaku apabila dia diminta tolong seseorang tahanan di Lapas Pamekasan, Madura buat kirim paket ganja. Dia mengaku apabila seseorang tahanan di Lapas Pamekasan yaitu jadi kawan lama.

” Saya diperintah dari dalam lapas. Lantaran kita udah karena amat kenal awal kalinya. Ia pun menjanjikan komisi namun belum juga di sebutkan, ” jelasnya.

Dari tangan pemeran, petugas mengamankan barang untuk bukti 1 kg ganja, 12 pocket sabu dengan berat keseluruhan 12, 94 gr. Gak cuma itu petugas pun mengamankan 1 buah timbangan digital serta 1 buah handphone.

Dari kejahatan pemeran, terancam jeratan clausal 114 ayat (2) subsider clausal 112 ayat (2) serta clausal 111 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 terkait narkotika.

About admin