Home / Indonesia / DPR Diharapkan Tak Sandera RAPBN 2016 Demi Rakyat

DPR Diharapkan Tak Sandera RAPBN 2016 Demi Rakyat

Pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBN) 2016 melalui paripurna DPR Jumat besok terancam ‘tergantung’ dikarenakan masih belum rampungnya pembahasan yang dilakukan. Hal ini karena disinyalir masih terdapat lobi-lobi antar fraksi pada Koalisi Merah Putih (KMP) serta Koalisi Indonesia Hebat (KIH).

Andar Nubowo, pengamat politik dari IndoStrategi mengharapkan agar RAPBN 2016 tak lantas dijadikan oleh pihak KIH maupun KMP sebagai alat sandera kepentingan dimana pada akhirnya berujung pada model transaksional. Andar berharap agar RAPBN ini tidak akan menjadi tunggangan kepentingan yang berakhir dengan politik wani piro.

Andar Nubowo pun menilai kalau perbedaan yang terjadi antara KMP serta KIH justru semakin memanas jelang pengesahan paripurna. Seharusnya kedua belah pihak dapat berbicara baik-baik semenjak jauh-jauh hari sehingga ada kesesuaian antara komisi terkait bersama mitra kerja kementerian. Seharusnya pola berpikir ini menjadi prioritas saat mengaku mengutamakan kepentingan rakyat.

Menurut Andar hal ini dikarenakan terdapat kepentingan ekonomi politik yang lebih besar. Apabila mengutamakan kepentingan rakyat maka pemerintahan Jokowi, KIH serta KMP dapat menyelesaikan RAPBN 2016 tepat waktu.

Andar pun menyoroti sikap KIH dan pemerintahan Jokowi yang seakan menjadikan RAPBN 2016 ini sebagai sebuah rancangan kepentingan proyek ekonomi atau bagi-bagi kue untuk para partai pendukung karena seharusnya Jokowi mampu membuktikan konsep Nawacita-nya.

About admin