Home / Berita Umum / Ditabrak Mobil dari Belakang, Ketua KPPS di Kuta Bali Meninggal

Ditabrak Mobil dari Belakang, Ketua KPPS di Kuta Bali Meninggal

Ditabrak Mobil dari Belakang, Ketua KPPS di Kuta Bali Meninggal – Ketua Group Penyelenggara Pengambilan Suara (KPPS) TPS 11 Banjar Temacun, Kuta, Kabupaten Badung, Bali, I Putu Rudi Artawan (37) wafat. Rudi wafat sebab ditabrak mobil dari belakang.

“Iya, wafat sebab kecelakaan tempo hari pagi. Ditabrak mobil dari belakang kala naik motor tuturnya,” kata komisioner KPU Bali Gede Jhon Darmawan disaat dihubungi di Denpasar, Bali, Rabu (24/4/2019).

Jhon menjelaskan Rudi wafat kala dapat melakukan upacara etika di banjarnya. Ia pun mengapresiasi spirit kerja Rudi dalam implementasi Pemilu 2019 ini.

“Kita barusan melayat sebab yang mengenai KPPS. Jadi kita berterima kasih terhadap keluarga almarhum sebab nyata-nyatanya keluarga besarnya petugas KPPS. Kita menyampaikan berbelasungkawa atas tragedi yang di terima,” jelas Jhon.

Ia menjelaskan ada lima bagian keluarga Rudi yang turut turut serta aktif jadi anggota KPPS di Banjar Temacun, Kuta. Ditambah lagi Rudi diketahui aktif dalam implementasi pemilu.

“Saya cek ada lima bagian keluarga ia yang menjadi petugas KPPS, di banjar ia. Sepupu-sepupunya, adiknya, omnya, pamannya, itu KPPS semua. Almarhum ini dari mula udah aktif, proses dari pemilu ia udah jadi KPPS. Anggota aktif dalam implementasi pemilu,” katanya.

Jhon menyebutkan Rudi adalah satu diantara pejuang demokrasi. Lantaran, Rudi ikut bertindak mengadakan pesta demokrasi pilpres.

“Siapa lantas yang wafat dalam proses ataupun pascapemilu, sepanjang inilah kan udah berkorban. Ini kan kepala negara nih udah menggunakan 24 jam, itu kan pejuang demokrasi. Kita berikanlah titel pejuang demokrasi,” katanya.

Rudi tinggalkan seseorang istri serta empat anak yang tetap berumur sekolah. Jhon menjelaskan pihaknya udah ajukan permintaan pemberian terhadap Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta.

“Kita tengah ajukan ke Bupati Badung buat berikan beasiswa sekolah terhadap empat anaknya yang saat ini tetap SD serta balita, tetap kecil, usia 2 atau 3 tahun. Saya meminta Bupati Badung berikan perhatian serta jika dapat berikan beasiswa,” ujarnya.

About admin