Home / Uncategorized / Dicerai Suami Dan Sering Mengamuk, Wanita Ini Dipasung

Dicerai Suami Dan Sering Mengamuk, Wanita Ini Dipasung

Dicerai Suami Dan Sering Mengamuk, Wanita Ini Dipasung – Depresi dicerai suami sejak mulai 2008, Umi Jamilah (30), warga Desa Klorogan, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, dirantai. Jamilah dirantai dikarenakan serng mengamuk serta di anggap membahayakan orang.

Pantauan detikcom, Umi Jamilah di letakkan di kamar teristimewa memiliki ukuran 3×3 mtr.. Area kamar ada dekat dengan kandang ayam, di belakang tempat tinggal orangtuanya. Jamilah terbaring tidak tertangani dengan kaki terikat rantai besi. Keadaan ini udah dirasakan Jamilah, empat th. ini.

” Mulai sejak diceraikan suaminya itu segera depresi, kerapkali ngamuk tetangga serta selanjutnya perjanjian kita rantai. Namun ini kita terlepas buat sistem pengobatan di Ngawi, ” terang Juprianto, Kepala Desa Klorogan terhadap wartawan, Kamis (10/8/2017).
Jamilah dirantai bertahun-tahun/Jamilah dirantai bertahun-tahun/Poto : Sugeng Harianto

Hal semacam tersebut dibenarkan oleh ibu kandung Jamilah, Mujayanah (60). Pada detikcom dianya sendiri ceritakan, sejak mulai ditinggal sang suami, anak kandungnya kerapkali marah-marah tidak terang. Bahkan juga selagi ngamuk, Jamilah kerap melempar barang disekelilingnya.

” Takut mas seandainya di lepaskan rantainya kelak, mengamuk rusak segala isi tempat tinggal, ” jadi Mujayanah.

Jamilah sebagai 1 dari 16 warga di Kecamatan Geger yang alami ganguan jiwa. Mereka juga alami hal mirip ialah dipasung serta dirantai. Satu per satu banyak pasien ganguan jiwa ini diatasi serta diserahkan ke Dinas Sosial Kabupaten Madiun.

” Diawalnya ada 16 orang yang terpasung serta terantai tapi waktu ini tinggal satu ini, ” kata Camat Geger Eryk Sanjaya terhadap wartawan.

Perlakuan Kesehatan Jiwa Penduduk Kecamatan Geger datang, buat menjemput Jamilah. Seterusnya, Jamilah dapat dibawa ke RS Jiwa dr Soeroto, Ngawi.

Fatur Rohman, petugas dari tim perlakuan kesehatan jiwa penduduk dari Dinas Sosial Kabupaten Madiun mengakui perlakuan persoalan seperti Jamilah dijalankan sama sesuai program pencanangan bebas pasung Kabupaten Madiun 2018 lain kali. Data dari Dinas Sosial, jumlah semua warga Madiun yang terisolasi baik terpasung serta di rantai ada 74 orang.

” Kita gencar melaksanakan pendekatan dengan pasien, agar pengen diobatì dikarenakan gratis tanpa ada ongkos apa pun udah di jamin Dinas Kesehatan. Keseluruhan ada 74 segala di data kita yang masalah jiwa serta terisolasi, ” pungkas Fatur.

About admin