CCTV Sekedar Alat Bantu, Polisi Dapat Memperkuat Bukti Lain

Agen Casino

Pengamat kepolisian Bambang Widodo Umar menyatakan keyakinannya kalau tim penyidik Polda Metro Jaya memiliki bukti kuat terkait kasus tewasnya Wayan Mirna Salihin (27 thn). Rekaman kamera CCTV menurutnya hanya sekedar alat bantu untuk memperkuat bukti dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh Jessica Kumala Wongso.

Bambang Widodo Umar, Selasa 9 Februari 2016 di YLBHI Jl Diponegoro, Jakarta Pusat mengatakan kalau sebenarnya tak masalah memperlihatkan rekaman CCTV kepada Jessica jika memang akan membuat adanya kaitan yang lebih kuat lagi. CCTV sendiri hanya alat bantu untuk mengetahui keberadaan Jessica, namun harus memiliki barang bukti lain yang dapat menguatkan interpretasi gambar-gambar tersebut.

Tersangka kasus tewasnya Mirna, Jessica memang telah melakoni rekonstruksi kasus tersebut, Minggu 7 Februari 2016. Akan tetapi Jessica menolak untuk melakukan rekonstruksi versi kedua yakni versi penyidik berdasarkan fakta-fakta pemeriksaan serta petunjuk dari CCTV.

Bambang pun menyatakan kalau tersangka memang memiliki hak untuk menolak melakukan rekonstruksi dikarenakan mengklaim tak terlibat perkara yang dituduhkan. Akan tetapi hal tersebut akan memperberat hukuman tersangka jika ternyata dalam persidangan terbukti bersalah.

Tim penyidik Subdit Jatanras Polda Metro Jaya sampai saat ini memiliki keyakinan kalau Jessica-lah yang menaruh racun sianida ke dalam kopi Mirna.