Home / Berita Umum / Anggota Kepolisian Sudah Bersiaga Sejak Mulai Barusan Pagi

Anggota Kepolisian Sudah Bersiaga Sejak Mulai Barusan Pagi

Anggota Kepolisian Sudah Bersiaga Sejak Mulai Barusan Pagi – Beberapa massa perbuatan mulai banyak yang datang ke depan Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat dekat sama Kantor Komisi Penentuan Umum (KPU) . Mereka bergabung di dekat pagar beton serta kawat berduri pas di muka Jalan HOS Cokroaminoto, Jakarta.

Massa perbuatan itu tak ada barengan, namun dalam kelompok-kelompok kecil sejumlah dua sampai lima orang. Walaupun udah mulai banyak yang datang sejak mulai waktu 13. 30 WIB, banyaknya massa yg bergabung di dekat KPU tak kebanyakan.

Biasanya dari mereka memakai busana putih, peci, serban, kerudung panjang serta gamis. Juga ada di antara dari mereka yg berpakaian hitam ala jagoan Betawi.

Keadaan jalan raya di Jalan Hos Cokroaminoto terpantau ramai di ke dua arah. Terkadang tampak pengendara yg berhenti buat ambil gambar penyelamatan di muka gedung KPU.

Anggota kepolisian udah bersiaga sejak mulai barusan pagi. Di muka gedung KPU ada lebih kurang 100 anggota Sabhara. Belum pula anggota yang lain yg menyelamatkan lokasi lain.

Disamping itu, salah seseorang peserta mengemukakan mereka ingin ke Tubuh Pengawas Penentuan Umum (Bawaslu) lebih dahulu buat menyelenggarakan perbuatan.

” Bawaslu dahulu, Bawaslu dahulu, ” kata salah seseorang peserta.

Peserta perbuatan yang lain, Rahman mengemukakan mereka bakalan kembali lagi depan gedung KPU malam hari. Dia menyatakan bakalan bermalam di dekat gedung KPU.

Unjuk rasa di Bawaslu menghangat
Dari massa yg berdemo di muka Bawaslu, kondisi unjuk rasa pernah menghangat di antara massa pendemo dengan aparat keamanan.

” Pak polisi meminta jangan sampai sangat mendekat terhadap kami, dimundurkan dikit teamnya, ” kata salah satunya pendemo.

Peristiwa itu berasal disaat Kapolres Jakarta Pusat Kombes Harry Kurniawan menaiki salah satunya mobil yg dimanfaatkan oleh massa Pergerakan Nasional Kedaulatan Rakyat buat mengingatkan. Perbuatan itu dilaksanakan lantaran massa dikira sangat dekati batas yg udah ditetapkan.

” Saya udah penyelarasan dengan ustaz buat sama sama beri dukungan, kita mesti bekerja sama-sama di bulan Ramadan ini biar tak keluarkan amarah, ” ujarnya.

Massa itu dikira mengganggu kelancaran arus jalan raya dari arah Monas ketujuan Bundaran HI. Tetapi, massa merasa kalau mereka ada bermaksud buat mengerjakan demo pada pihak Bawaslu RI, bukan gedung-gedung di lebih kurang Bawaslu RI.

” Surat izin kami kan di muka Bawaslu, namun mengapa malahan ada polisi-polisi, kita bukan pengin mendemo Bank Mandiri atau Sarinah, ” kata salah satunya pendemo.

About penulis77